Sego Dontang, Kuliner Malam di Jepara

foto : tribunjateng.com


          Jepara adalah nama Kabupaten yang ada di Jawa Tengah, Indonesia. Kabupaten ini terkenal dengan penghasil atau permbuat ukiran seni rupa yang unik dan bagus, tidak hanya itu di Jepara juga memiliki wisata alam yang sangat banyak Mulai dari berbagai pantai yang indah dan biru, gunung-gunung yang membuat kamu menyatu dengan alam sampai air terjun yang indah dan berada di berbagai titik di Jepara. Namun kalau kamu berkunjung atau berwisata ke Jepara jangan lupakan satu hal. Apa itu? Makanan khasnya, ya makanan khas Jepara sangat enak dan beragam, meskipun ada beberapa makanan yang bisa kamu beli dan nikmati didaerah lain tapi kamu akan merasakan hal yang beda jika kamu menikmati dan membelinya langsung di Jepara.

       Di Jepara banyak sekali kuliner makanan yang ada dari pecel, horog-horog dan masih banyak yang lainnya.namun masih banyak sekali makanan khas dari jepara yang masih belum diketahui masyarakat kota lain termasuk makanan khas jepara.

        Makanan ini sangat sederhana dan hanya buka ketika jam di atas 11 malam yaitu nasi dontang,nasi dontang adalah nasi sederhana seperti rames dan pecel walaupun sederhana namun makanannya masih hangat, fresh dan enak apalagi dengan pecel malamnya biasanya pekerja lemburan atau anak-anak muda sangat menyukai sego dontang tersebut.

        Tidak hanya kalangan menengah kebawah banyak juga kalangan atas yang membeli sego dontang tersebut apalagi dibulan ramdhan peminat sego dontang semakin memuncak bahkan walaupun dua tempat nasi ukuran besar penuh baru dua jam sudah habis.tempatnya yaitu di desa welahan tepatnya di belakang pasar welahan, sedangkan yang satunya lagi berada di Pasar Kerajinan Desa Kriyan.

        Yang paling terkenal dari sego dontang adalah yang berada di Desa Welahan pemliknya yaitu Bu Karni yang sudah berjualan puluhan tahun walaupun tempatnya sederhana namun pelanggannya dari anak muda sampai orang dewasa dan membuat sego dontang ini sangat populer dan banyak disukai sampai sekarang. (Guruh Dwi Prasetyo/1740210048)

 

Posting Komentar

0 Komentar