Resensi Buku Generasi Z Memahami Karakter Generasi Baru yang
Akan Mengubah Dunia Kerja
Penulis: David Stillman dan Johan
Stillman
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun: Februari 2019
Halaman: 296 halaman
ISBN: 978-602-037-981-4
Generasi Baru Pengubah
“Dunia Kerja”
Gen Z
benar-benar memakai konsep “kita”. Tidak perlu khawatir soal tugas utama, Gen Z
adalah pekerja multitasking sekaligus berempati. Aneh,
bukan?
Tapi itulah Gen
Z.
Perputaran dunia sangat cepat. Welcome
to the work! Dengan jumlah 72,8 juta, gen Z hadir di lingkungan kerja dan
perusahaan (halaman 1). Mengapa dunia kerja harus mengenali mereka? Agar dapat
dipahami bahwa gen Z memiliki karakter berbeda dengan generasi sebelumnya,
milenials.
Buku ini
memperkenalkan 7 sifat generasi Z. Era 1995 adalah generasi Z pertama yang
lahir ke dunia, Gen Z hidup dalam kemajuan teknologi
yang tidak ada lagi pembatas antara dunia fisik dan digital (figital). Meskipun serba figital, dalam
komunikasi pekerjaan, sebagian besar gen Z lebih menyukai tatap muka (halaman
79).
GEN Z selalu terdorong untuk melakukan
kustomisasi identitas dan menunjukan pada dunia bahwa mereka tidak menyukai produk standar dan seragam. Kustomisasi
gen Z di lingkungan kerja, misalnya, pada nama jabatan, jalur karier, uraian
pekerjaan (halaman 96).
Gen Z tidak mengenal dunia, tanpa
koneksi. Memunculkan sikap yang lebih realistis saat berurusan dengan karier. Hal ini membuat mereka selalu
terdepan dalam tren dan kompetisi. Fomo membuat 32 persen gen Z lebih memilih
tiga hari, tanpa mandi daripada, tanpa ponsel (halaman 173). Gen Z mendukung prinsip ekonomi
berbagi dengan menempatkan diri sebagai filantropis (halaman 62). Gen Z percaya dengan pernyataan “Jika ingin
melakukannya dengan benar, lakukanlah sendiri.” Gen Z siap dan giat dalam
berkompetisi. Mereka meyakini adanya pemenang dan pecundang. (halaman 224).
Buku ini salah satu pelopor dialog gen Z
di dunia kerja dengan menyajikan riset tentang gen Z sebagai data konkret dalam
menyajikan tulisan. Uniknya, dalam buku terdapat dialog antara sang ayah
(mewakili gen X) dan anak (mewakili gen Z) yang menambah unik karya ini.
(Academia. edu / Lutfi Tria Maharani-1740210046)
0 Komentar