Gethuk,
Si ketela yang naik kasta
Salah satu makanan khas Indonesia yang begitu mengesankan
dan menggugah selera adalah getuk atau gethuk. Gethuk dikenal sebagai makanan khas magelang yang punya cita rasa
tinggi. Rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut serta kenyal, ditambah
dengan gurihnya parutan kelapa membuat gethuk mampu menyihir semua penikmatnya.
Di Indonesia sendiri, gethuk sangat digandrungi, tak hanya
oleh masyarakat desa, tapi juga oleh para turis baik lokal maupun mancanegara. Maka
tak mengherankan jika gethuk banyak disajikan sebagai menu utama di berbagai
acara penting di Kota dan kabupaten terutama acara saresehan, dialog
pemerintahan, sampai acara penyambutan tamu penting. Hal ini tentu sangat
kontras ketika mengetahui bahan baku apa yang digunakan untuk membuat gethuk.
Karena asal tahu saja, ternyata bahan baku utama gethuk adalah ketela atau
singkong, makanan yang selama ini bagi sebagian banyak orang dianggap sebagai
makanan kampungan. Bahkan dalam lagunya yang berjudul Singkong dan keju, Arie
Wibowo dengan tegas menunjukkan betapa mewahnya keju, dan betapa ndeso-nya
singkong.
Gethuk juga memiliki tekstur yang cukup lembut dengan
tampilan yang menarik hati. Gethuk yang terbuat dari singkong memiliki makna
kesederhanaan. Makanan ringan ini juga mengajarkan kita agar senantiasa
mensyukuri apa yang masih kita punya. Makanan ini juga mengajarkan kita semua
untuk senantiasa berinovasi dengan berbagai hal sederhana di sekitar kita agar
menjadikannya sesuatu yang lebih bermanfaat, menarik dan disukai.
Ajib Musthofa 1740210043

0 Komentar