"Curug Lawe", Indahnya Wisata di Pelosok Hutan



“Curug Lawe”, Indahnya Wisata di Pelosok Hutan
Curug Lawe berada di tengah tebing berbentuk cekung di Gunung Ungaran Semarang –Foto: google/tempatwisataseru.com

Banyak orang mengenal Semarang sebagai kota yang identik dengan budaya dan kulinernya. Siapa sangka kota yang terletak di Jawa Tengah tersebut memiliki banyak potensi alam yang luar biasa. Salah satunya adalah Curug Lawe.

Berlokasi di Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Curug Lawe menghadirkan keindahan alam yang begitu asri dengan pepohonan hijau disekitarnya. Cocok dijadikan tempat alternatif untuk mengisi kembali energi setelah sepekan penuh tenggelam dalam kesibukan. 

Di sebut curug Lawe karena air yang jatuh dari atas air terjun seperti benang-benang putih yang mirip dengan jaring laba-laba. Jaring laba-laba dalam bahasa Jawa di sebut "Lawe". Versi lain menjelaskan dinamakan Lawe konon karena jumlah air terjun yang ada, baik dari yang terbesar hingga yang terkecil berjumlah 25 buah. Dalam bahasa Jawa 25 disebut "Selawe".

Jalan menuju air terjun cukup melelahkan dan menantang. Jalan setapak yang akan dilalui berupa pinggiran parit yang bersisian dengan sebuah jurang. Lebar jalan ini sekitar 40 cm dan hanya bisa dilalui satu orang saja. Selama perjalanan, pengunjung akan dihibur oleh suara alam, perpaduan ketenangan hutan yang masih alami, ditambah suara serangga-serangga, serta gemericik air jernih yang mengalir di parit. 

Setelah sampai di lokasi curug, mata akan semakin termanjakan dengan indahnya pemandangan alam berupa air terjun yang memiliki bentuk menyerupai sebuah cekungan dimana pada bagian tengahnya terdapat sebuah air terjun yang tengah mengalir deras. Aliran air yang jatuh dari curug sangatlah jernih tampak mengalir tiada henti dan terlihat bertabrakan dengan bebatuan alam yang menciptakan suasana yang menyejukkan. Hal ini juga yang membuat curug Lawe terlihat sangat indah dan eksotis.
            Curug Lawe menjadi obyek wisata favorit wisatawan terutama kalangan anak muda. Setiap harinya tak kurang dari 100 pengunjung datang ke lokasi tersebut. Harga tiket masuknya pun cukup terjangkau hanya Rp. 4000,- saja. Inilah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawannya.

(travelingyuk/Lutfi Tria Maharani- 1740210046)































Posting Komentar

0 Komentar